"Mudah-mudahan segera terungkap 2 hari ini," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan saat dihubungi wartawan, Kamis (23/12/2010).
Dodi berharap kasus ini segera terungkap. "Itu bagian motivasi pimpinan kepada anggota di lapangan untuk eksis agar segera terungkap dan tidak meresahkan masyarakat lagi," kata Dodi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian juga belum bisa menyimpulkan apakah dua peristiwa tersebut saling berkaitan atau tidak. "Sampai saat ini masih diselidiki," kata Dodi.
Ketika ditanya soal peluru yang dimuntahkan oleh pelaku, polisi belum mengetahuinya. "Masih pengumpulan barang bukti," tutur Dodi.
Penembakan pertama terjadi di Jl Raya Bekasi KM 26 sekitar jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) pukul 13.00 WIB. Seorang tukang ojek, Firdaus Firmansyah (33), didor setelah cekcok menagih ongkos ojek pada pelaku penembakan.
Penembakan kedua terjadi di Jl Raya Bekasi Timur, tepatnya di seberang kantor kecamatan Pulo Gadung sekitar pukul 15.00 WIB. Aksi penembakan dipicu aksi zigzag dua korban, Yogi (20) dan Marfin (27), di jalanan saat memacu kuda besi yang ditumpangi.
Salah seorang pengendara tak terima dengan aksi jalanan kedua pemuda tersebut. Cekcok mulut pun terjadi dan berujung pada penembakan.
(mei/aan)











































