"Dari Polres Depok, kita dapat surat keterangan untuk mengecek kontak terakhir dari ponsel Safiri. Dia pakai dari Indosat," kata Alvin saat ditemui detikcom di Masjid UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/12/2010).
Alvin mengatakan, saat ini, ponsel yang biasa digunakan Safiri sudah tidak aktif lagi. Sejak menghilang, keluarga memang sudah tidak bisa lagi menghubungi Safiri melalui telepon selulernya itu.
"Sekarang sudah mati, nggak bisa dikontak. Sejak hilang memang kita hubungi sudah putus," kata perempuan ini dengan nada sedih. Alvin mengaku sangat menyayangi adiknya sehingga merasa sangat kehilangan.
Selain itu, Alvin juga akan mengecek ke Pusat Kesehatan Mahasiswa UI. Saatย memeriksa kamar adiknya di Jalan Kesatuan 44 Rt 1 Rw 1 Kelurahan Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat, Alvin menemukan surat rujukan dari dokter tentang penyakit syaraf kronis yang diderita Kharisma.
"Dia memang mengeluh sering pusing-pusing, di kamarnya juga ada surat rujukan supaya dia ke neurologi atau syaraf. Tapi belum dilakukan karena rujukannya masih ada di kamarnya," kata Alvin.
Safiri menghilang sejak 16 Desember lalu. Gadis yang kini menjadi mahasiswa semester I Jurusan Biologi, Fakultas MIPA UI itu terakhir terlihat mengobrol bersama rekannya, Ema, di ruang tamu kos-kosannya pada 15 Desember malam.
Setelah mengobrol sekitar 15 menit, Safiri lalu masuk ke dalam kamarnya. Sejak itu, tidak ada yang tahu ke mana mahasiswi berambut lurus panjang dan berkulit sawo matang itu pergi. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Depok, Jawa Barat. (ken/fay)











































