Polda Metro Siagakan 98 Pos Pengamanan Natal

Polda Metro Siagakan 98 Pos Pengamanan Natal

- detikNews
Kamis, 23 Des 2010 13:21 WIB
Jakarta - Menjelang perayaan Natal, jajaran Polda Metro Jaya bersiaga penuh dalam memberikan pengamanan. Sedikitnya ada 98 pos pengamanan natal yang disiagakan di gereja-gereja dan tempat-tempat keramaian umum.

"Kita ada menempatkan 98 pos pengamanan yang tersebar di gereja-gereja, deket gereja maupun tempat ibadah lainnya dan tempat keramaian," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman usai menghadiri Apel Pasukan Pengamanan Natal di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (23/12/2010).

Beberapa gereja yang menempatkan pos pengamanan di antaranya di gereja besar seperti Gereja Katedral dan Immanuel. Sementara pos pengamanan di tempat keramaian seperti di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, Ragunan dan sejumlah pusat perbelanjaan.
"Gerejanya sendiri ada sekitar 1.600," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 8.300 personel polisi diterjunkan mengamankan natal.
Pengamanan dibantu dari jajaran Polri sebesar 7.200, 800 personel dari unsur TNI dan masyarakat serta Pemda.

"Kita juga punya lapis yang disiagakan jika terjadi suatu kontigensi. Jumlahnya 450 personel di Polda Metro Jaya, terdiri dari Brimob yang merupakan BKO dari Korbrimob," ujarnya.

Kapolda berharap, dengan penempatan personel maka kemungkinan ancaman mulai dari terorisme hingga gangguan kriminalitas dapat diprediksi.

"Dengan hari ini kesiapan pasukan diharapkan pelaksanaan natal 2010 dan tahun baru 2011 nanti dapat dilaksanakan dengan nyaman, aman, tertib dan lancar," jelasnya.

Kapolda mengungkapkan, sel-sel teroris yang masih hidup dan tersebar di mana-mana merupakan ancaman yang sudah diprediksi. Untuk itu, Kepolisian mengikutsertakan masyarakat untuk mengawasi tempat-tempat kos yang kemungkinan ditempati oleh pelaku teroris.

"Untuk bisa melakukan pemeriksaan terhadap identitas yeng bersangkutan yang dicurigai kemudian kita akan lakukan penindakan. Pemeriksaan itu pun sudah memberikan dampak preemptive kepada masyarakat kita," paparnya.

Kapolda mengimbau masyarakat yang datang ke gereja, tempat hiburan, tempat rekreasi untuk tidak membawa perhiasan berlebihan "Karena bisa mengundang terjadinya kejahatan," ujarnya.

(mei/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads