Demikian pendapat Syarif Hasan selaku anggota Dewan Pembina PD atas pertemuan Sultan-SBY. Syarif dicegat wartawan sebelum rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (23/12/2010).
"Yang penting esensi pertemuan. Nggak menjadi soal siapa yang dipermasalahkan," ujar Syarif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan tersebut juga sesuai keputusan dalam Setgab Koalisi. Bahwa perlu ada komunikasi dua arah kepada semua pemangku kepentingan agar RUU DIY tidak lagi dipahami secara parsial pasal per pasal, melainkan keseluruhan.
"Artinya yang harus bertemu nggak cuma presiden-Sultan, tapi juga DPR dengan Sultan, DPR dengan masyarakat, Sultan dengan warga masyarakat," sambungnya.
Hal serupa juga disampaikan Andi Mallarangeng yang juga anggota Dewan Pembina PD. Dia tegaskan tak perlu pertemuan itu dipahami di luar konteks utama agenda yang dibahas.
"Ini bukan pertemuan ini dan itu. Ini pertemuan yang baik. Di level pemimpin bertemu menyejukan semua pihak. Sebab masalah ini bukan pemasalahan pribadi kok," ujar Mallarangeng.
(lh/mok)











































