PD Sarankan PKS Keluar Koalisi dan Tarik Menteri

PD Sarankan PKS Keluar Koalisi dan Tarik Menteri

- detikNews
Rabu, 22 Des 2010 17:12 WIB
PD Sarankan PKS Keluar Koalisi dan Tarik Menteri
Jakarta - Konflik di internal Setgab koalisi terus memanas. Jika memang PKS tidak puas dengan bangunan Setgab koalisi dan malah berkeinginan membangun kekuatan tengah, Partai Demokrat (PD) menyarankan agar PKS keluar dari koalisi dan menarik semua menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Kita tidak yakin itu sikap resmi PKS, tapi kalau pernyataan PKS yang disampaikan oleh Pak Mahfudz Siddik serius, lebih baik PKS secara ksatria keluar dari Setgab dan koalisi pemerintah," tegas Wasekjen PD, Saan Mustopa, kepada detikcom, Rabu (22/12/2010).

Hal ini disampaikan Saat menanggapi statement pedas Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik, yang mengajak partai tengah membangun kekuatan tengah menghadapi dominasi Golkar dan Demokrat. Mahfudz bahkan mengungkapkan keinginan PKS merangkul PDIP untuk mengajukan capres sendiri dalam kancah pilpres 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saan menuturkan, dengan keluar dari Setgab dan koalisi pemerintah, PKS otomatis tidak masuk partai pendukung pemerintah. Konsekuensinya jelas, PKS harus menarik menterinya dari kabinet.

"Konsekuensi yang paling jelas dan konkret adalah PKS menarik menterinya dari kabinet," imbau Saan.

Saan menyayangkan sikap PKS yang tidak kontraproduktif di tengah semangat memperbaiki bangunan Setgab. Dalam kesempatan ini, Saan juga menegaskan kembali bahwa tidak ada dominasi partai apapun di internal Setgab koalisi.

"Tidak ada dominasi, kita kan bicara kesetaraan di Setgab. Kalau bicara soal keinginan kan berapa kali keinginan kami juga tidak disepakati dan dijalankan di Setgab," tandasnya.

Sebelumnya, PKS mewacanakan penggalangan kekuatan tengah untuk menghadapi dominasi Golkar dan PD di internal Setgab koalisi. PKS menegaskan keinginannya untuk membangun kekuatan tengah bersama PDIP untuk mempersiapkan capres sendiri menghadapi pilpres 2014.
(van/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads