Polisi Sulit Temukan Saksi Mata 2 Penembakan di Cakung

Polisi Sulit Temukan Saksi Mata 2 Penembakan di Cakung

- detikNews
Rabu, 22 Des 2010 14:57 WIB
Jakarta - Dua penembakan di Cakung, Jakarta Timur, masih menyisakan misteri. Aparat Kepolisian mengaku kesulitan untuk menemukan saksi mata yang mengetahui aksi 'koboi' jalanan itu.

"Saksi-saksi yang melihat kejadian belum ada. Padahal itu daerah ramai, cari saksi mata kemarin susah benar," kata Kepala Seksi Humas Polsek Cakung Ipda Sutrisno, saat dihubungi wartawan, Rabu (22/12/2010).

Menurut dia, petugas Binmas diterjunkan untuk mencari saksi mata. "Binmas ini yang dekat dengan masyarakat mudah-mudahan ada kemajuan penyelidikan," ujar Sutrisno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya mengenai selongsong peluru yang menembus dada kanan Firdaus, Sutrisno mengaku belum menemukan selongsong peluru tersebut.

"Masih dicari dan ditelusuri anggota di lapangan," jawab Sutrisno.

Sementara peluru yang bersarang di tubuh dada kiri Yogi, Sutrisno juga belum mengetahui kabar terakhir apakah sudah dapat diangkat atau belum.

"Itu Polres (Jakarta Timur) yang menanganinya, korban masih berada di RS Polri," kata Sutrisno.

Penembakan pertama terjadi di Jl Raya Bekasi KM 26 sekitar jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) pukul 13.00 WIB. Seorang tukang ojek, Firdaus Firmansyah (33), didor setelah cekcok menagih ongkos ojek pada pelaku penembakan.

Penembakan kedua terjadi di Jl Raya Bekasi Timur, tepatnya di seberang kantor kecamatan Pulo Gadung sekitar pukul 15.00 WIB. Aksi penembakan dipicu aksi zigzag dua korban, Yogi (20) dan Marfin (27), di jalanan saat memacu kuda besi yang ditumpangi.

Salah seorang pengendara tak terima dengan aksi jalanan kedua pemuda tersebut. Cekcok mulut pun terjadi dan berujung pada penembakan.

(ahy/aan)


Berita Terkait