"Semua pihak dari berbagai latar belakang tidak mengenal warna kulit, ideologi, ekonomi, politik, etnis dan agama semua bersatu karena adanya perasaan bangga serta harapan untuk melihat kejayaan Indonesia di mata dunia internasional," ujar Irman.
Irman mengatakan itu saat membuka catatan Reflektif DPD RI Menyongsong 2011 di Aula DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (22/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap momen ini bisa menjadi spirit untuk memperkuat sendi-sendi kehidupan," katanya.
Irman mencatat, selama tahun 2010 ada kecenderungan lunturnya nasionalisme serta timbulnya perpecahan tidak hanya di kalangan elite politik tetapi di tingkat bawah. "Peristiwa yang terjadi di Bekasi dan di Jalan Ampera Raya menggambarkan menipisnya persatuan pada tingkat grass root, begitu pun pada tingkat elit," tutup Irman.
(nik/vit)











































