"Golkar harus membangun kepemimpinan, dalam hal ini figur Ical. Di tubuh Golkar harus benar dikuatkan sosok Ical. Konsolidasi partai lebih dahulu agar kuat," kata pengamat politik Arbi Sanit saat dihubungi detikcom, Rabu (22/12/2010).
Ical, lanjut Arbi harus bekerja keras dahulu dengan membangun kesolidan partainya. Kemudian kader-kader Golkar harus menunjukkan kiprahnya dalam kehidupan sosial ekonomi dan politik, dengan mengangkat figur Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halangan terbesar memang akan menghadang Ical utamanya terkait lumpur Lapindo di Sidorajo. Namun hal ini akan pupus manakala Ical bisa membalasnya dengan kinerja.
"Kalau dicalonkan sekarang, digadang-gadang tidak akan kuat, apalagi sudah dimunculkan ke publik. Paling cepat 2013, saat ini fokus saja di soal internal, kalau sudah beres baru bicara capres," jelasnya.
Sebelumnya Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso tidak menampik, kalau Golkar memang mengisyaratkan akan mengusung Ical menjadi capres. Ical, menurut Priyo, menjadi kandidat yang cukup kuat untuk maju pilpres.
"Secara fatsun politik Pak Ical sebagai Ketua Umum Golkar, punya cukup kekuatan untuk maju pilpres," terang Wakil Ketua DPR ini di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/12).
(ndr/fay)











































