"Seperti disepakati, format kepemimpinan KPK memperkuat format yang sudah ada kolektif kolegial dan komplementer. Memperkuat satu sama lain," kata Busyro saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (21/12/2010).
Busyro mengatakan, format semacam itu juga digunakan saat dia memimpin KY. Semua masalah baik eksternal maupun internal akan diputuskan melalui pleno. "Saya sendiri masuk di sini dengan format begitu di KY," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun peringatan di sini tidak terus berhura-hura, kita undang tokoh-tokoh mewakili berbagai unsur untuk dimintai kritik terkait KPK saat ini dan juga KPK yang akan datang," kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) itu.
"Saya akui di KY tidak seperti itu, di sini jauh lebih kuat tradisinya. Kami berlima siap membuka telinga lebar-lebar untuk kritik tersebut," lanjut Busryo.
(ken/fay)










































