PD Anggap Wajar PKS Ingin Rangkul PDIP Hadapi Pilpres 2014

Dominasi PD-Golkar

PD Anggap Wajar PKS Ingin Rangkul PDIP Hadapi Pilpres 2014

- detikNews
Selasa, 21 Des 2010 17:24 WIB
PD Anggap Wajar PKS Ingin Rangkul PDIP Hadapi Pilpres 2014
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menilai wajar keinginan PKS mengajak partai tengah menggalang kekuatan bersama PDIP untuk menghadapi Pilpres 2014. Meski bersatu dalam Setgab Koalisi, tetapi masing-masing partai politik punya hak mengajukan pasangan capres.

"Soal ajakan untuk maju capres itu kan wajar-wajar saja. Di Setgab tidak masalah mengajukan capres berbeda. Kalau memang PKS mengajak seperti itu dan memang sikap serta pilihan politik PKS, silahkan saja. Tapi kalau ajakan itu didasarkan karena kekecewaan yang belum tentu terbukti, menurut kami kurang arif," ujar Wasekjen PD, Saan Mustopa, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kepada wartawan, Selasa (21/12/2010).

Namun demikian, Saan meluruskan, apa yang menjadi kekecewaan PKS terkait dominasi PD dan Golkar di Setgab koalisi tidak tepat. Setgab dibangun dengan semangat kebersamaan untuk menyatukan pandangan guna mensukseskan pemerintahan SBY-Boediono hingga akhir masa jabatan resmi pada 20 Oktober 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang selama ini terjadi di Setgab, semua dibicarakan dalam konteks bersama. Tidak ada istilah dominasi Golkar dan Demokrat," jelas Saan.

Lebih dari itu, Saan menuturkan, kerap kali PKS justru mengecewakan mitra koalisi. Tapi demikian, selama ini PD juga tidak pernah memprotes, apalagi melontarkan pernyataan keras seperti yang baru saja dilontarkan politisi senior PKS.

"Bahkan dalam batas tertentu sebenarnya kita juga merasakan banyak hal yang kita harapkan, justru tidak diakomodir PKS. Seperti soal deponeering Bibit dan Chandra kan kita, PKB, dan PAN sepakat menerima, tapi yang lain tidak," papar Saan.

Dia mengakui bahwa yang disepakati di Setgab terkadang sulit diaplikasikan di DPR. Namun demikian, bukan berarti perbedaan pendapat ini dijadikan alat untuk memicu perbedaan yang lebih jauh.

"Yang diperlukan adalah kita mencari jalan keluar agar Setgab semakin solid. Menurut saya, yang pertama harus dihilangkan adalah rasa saling curiga," tandasnya.

Usulan ini diajukan PKS karena menilai donimasi Golkar dan PD di internal Setgab telah mengkerdilkan fungsi Setgab. Setgab menjadi ajang komunikasi tanpa sikap dan kesamaan pendapat. Setgab juga sering dijadikan alat pencitraan kedua partai bersar tersebut.Seperti diberitakan sebelumnya, Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik, mengungkapkan kekecewaan terhadap praktek dalam Setgab yang dinilai didominasi oleh Golkar-Demokrat. Dia curiga duet partai besar itu sengaja meminggirkan peran partai-partai tengah yang tergabung dalam Setgab untuk kepentingan pengajuan pasangan capres-cawapres di 2014.

Untuk membendung dominasi Golkar-PD, politis senior PKS itu lantas mengajak PPP, PAN dan PKB untuk sedari dini menggalang kekuatan bersama menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014. Bila perlu menggandeng PDIP yang kecil peluangnya bergabung dengan Golkar-PD.

"Sangat mungkin kekuatan tengah tampil dengan capresnya sendiri. Bahkan bisa kolaborasi dengan PDIP yang kecil kemungkinan ke Demokrat atau Golkar," tandas Mahfudz Siddik. (van/lh)


Berita Terkait