"Tadi begitu gempa langsung saya cek, tidak ada kerusakan. Kalau ada, pasti sudah cepat dan sampai ke saya," kata Sekda Kabupaten Bantul Gendut Sudarto saatΒ berbincang dengan detikcom, Selasa (21/12/2010).
Gendut mengatakan, meski kekuatan gempa kali ini cukup besar, namun pusat gempa terjadi di laut. Dulu saat gempa memporak-porandakan Yogya pada 2006, pusat gempat berada di darat dengan kedalaman dangkal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Gendut akan terus memonitor ke seluruh wilayah Bantul terutama daerah yang dekat dengan pusat gempa. Daerah yang sangat dekat dengan perbatasan Gunungkidul adalah Pantai Parangtritis dan sekitarnya.
"Tadi saya minta untuk memonitor terus supaya kalau ada kerusakan bisa cepat kita tangani," katanya.
Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) terjadi di 140 Km tenggara Wonosari, Gunung Kidul, DIY. Gempa terjadi pada pukul 10.59 WIB, Selasa (21/12/2010) dengan kedalaman 16 km.
Goncangan dirasakan hingga Klaten dan Semarang, Jawa Tengah. Bahkan Pacitan, Surabaya dan Malang, Jawa Timur. Gempa ini menyebabkan warga Yogya berhamburan ke luar rumah.
Namun hanya wilayah Yogyakarta bagian selatan saja yang merasakan goncangan cukup keras. Sementara warga yang tinggal di pusat kota Yogya seperti Malioboro, tidak terlalu merasakan getaran.
(ken/nrl)











































