Toko yang dibobol tersebut adalah Toko Sentra Sistika yang terletak di Jl Gajah Mada 146, Solo. Aksi pembobolan tersebut baru diketahui pada Selasa, (21/12/2010) sekitar pukul 05.30 WIB.
"Tetangga memberitahu pintu depan toko terbuka dan terlihat ada kerusakan. Setelah saya cek ternyata 36 unit laptop dan notebook, dua buah LCD proyektor serta sejumlah aksesoris hilang. Kerugian kami lebih dari Rp 200 juta," ujar Andoko yang juga ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Solo tersebut.
Pencuri diperkirakan masuk ke toko hanya melalui pintu utama yang terbuat dari teralis besi. Pintu yang terdiri dari tiga lapis besi tersebut dibobol dengan cara digergaji.
Pada saat ini petugas dari Polresta Surakarta sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Edhie Sulistyo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap peristiwa tersebut.
"Peristiwa ini tergolong pencurian dengan pemberatan (curat). Kami belum bisa menyimpulkan siapa pelakunya. Tapi perlu kami sayangkan sistem pengamanan toko yang kurang memadai. Meskipun pintu sudah dibuat tiga lapis, namun seharusnya dilengkapi dengan CCTV dan satpam," ujar Edhie.
(mbr/lh)











































