"Bahwa Ustad Abu Ba'asyir karena miopi, maka beliau meminta untuk dilakukan rawat inap. Rawat inap akan memerlukan waktu sekitar 2 sampai 5 hari," ujar pengacara Ba'asyir, M Luthfie Hakim kepada wartawan di RS Aini, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2010).
Tim pengacara akan segera memproses permintaan pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, tersebut. Pengacara akan segera melayangkan surat permohonan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ba'asyir saat ini sedang menjalani tes USG yang akan menentukan kapan yang bersangkutan akan menjalani operasi mata. Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini di bawah pengawasan dokter spesialis mata, Prof Dr Farida dan Prof Dr Isfahani.
"Kondisi beliau sekarang sedang pemeriksaan USG, untuk mengetahui kondisi di luar retina itu cukup mendukung atau tidak untuk dilakukan operasi. Kita harapannya dioperasi hari ini, kenapa dioperasi karena dikhawatirkan syaraf retina akan lemah," sambung Luthfie.
Luthfie juga menjamin bila operasi tersebut tidak akan mengganggu proses persidangan Ba'asyir. Kliennya tidak akan menjalani pemeriksaan dalam waktu dekat ini.
"Tidak ada dampak apa-apa, karena proses untuk pemeriksaan untuk pengadilan sendiri tidak akan dilakukan hari-hari ini. Ini sesuai keterangan yang saya peroleh dari JPU," imbuhnya.
RS Aini saat ini dijaga ketat, dua mobil lapis baja bertuliskan Tim Gegana tampak bersiaga di depan RS Aini. Beberapa petugas kepolisian yang mengenakan rompi Gegana juga tampak berjaga-jaga di lantai satu, tempat Ba'asyir dirawat.
(her/vit)











































