Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman yang menerima bantuan tersebut secara langsung, mengatakan bahwa Harley tersebut sangat membantu mobilisasi polantas.
"Mobilitas yang diberikan ini untuk mempercepat anggota dari titik satu ke titik lain," kata Sutarman, Minggu (19/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan, kecepatan polantas di lapangan sangat penting. Terutama, untuk mengurai kemacetan di titik-titik rawan kemacetan seperti di persimpangan.
Fauzi mengungkapkan, petugas Dinas Perhubungan dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tidak boleh membiarkan kemacetan berlama-lama. "Jadi jangan biarkan di tempat macet itu nggak ada petugasnya. Untuk itu, mobilitas ini diperlukan." ujar Fauzi.
Pria yang akrab disapan Foke ini juga berharap, petugas Moge ini nantinya bisa melakukan sterilisasi jalur busway di titik rawan. Terlebih di koridor baru yakni korido IX (Pinang Ranti-Pluit) dan koridor X (Tanjung Priok-Cililitan).
"Harapannya, kendaraan ini dapat membantu mengurai kemacetan, juga melakukan sterilisasi jalur buswaydi koridor IX dan X," ujar Foke.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa mengatakan, hingga 2010 ini, Polda Metro baru memiliki ratusan moge. Ada pun moge yang diberikan Pemprov DKI ini memiliki kekuatan hingga 1700 cc.
"Jadi kalau mengejar pelaku kejahatan juga bisa cepat," kata Royke. (mei/mad)











































