"Dia punya toko online di www.kiospajel.com," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ruslan saat dihubungi wartawan, Minggu (19/12/2010).
Tapi, dari penelusuran detikcom melalui mesin pencari google, alamat website www.kiospajel.com tidak ditemukan. Yang ada hanya www.kiospuzzle.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penelusuran detikcom di situsnya, kios puzzle menjual berbagai permainan bongkar pasar yang terbuat dari kayu dan kertas. Di situ, toko online tersebut mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Lokasi toko juga berada di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Namun, saat detikcom mencoba mengontak nomor ponsel pemilik toko puzzle, tidak aktif. Sementara nomor lokal yang disediakan, tersambung, tapi tidak diangkat.
Ruslan sendiri belum mengetahui apakah toko online tersebut betul-betul berjualan, atau hanya dijadikan modus penipuan saja seperti yang akhir-akhir ii marak diberitakan.
"Kami masih lakukan pemeriksaan untuk itu. Kita juga menyita tiga unit laptop korban yang terbakar," imbuhnya.
Belum diketahui sejak kapan korban memiliki usaha toko online. Kapolsek mengungkapkan, korban memiliki 5 karyawan.
Ayung ditemukan pada Sabtu (19/12) malam dengan kondisi mengenaskan. Seluruh kepala dan wajah Ayung ditutupi oleh lakban putih. Sementara di leher Alung ditemukan bekas jeratan tali. Tubuh Ayung kemudian ditutupi oleh kain putih dan kertas karton.
(mei/mad)











































