"Pada tahun 2013 nanti kita berupaya menghasilkan 10 juta kader. Memang itu bukan hal yang mudah, tapi bukan tidak mungkin untuk dicapai," ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam sambutannya di acara Lembaga Pengelolaan Kaderisasi DPP Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jl Angarek Nely Murni, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2010).
10 Juta itu akan diperoleh dengan cara mengoptimalkan anggota-anggota Partai Golkar yang ada di DPR, DPRD tingkat I, DPRD tingkat II, maupun kota dan kabupaten serta lembaga ini sendiri.
"Untuk anggota kita yang di DPR yang berjumlah 106 orang, kita harapkan setiap orangnya bisa menghasilkan 10 ribu kader yang berasal dari para pemilih mereka," kata pria yang akrab Ical ini.
Menurut Ical, secara kasar Golkar akan mendapat 1,5 juta kader. Untuk yang provinsi Golkar berharap bisa meraup 3.000 kader. "Untuk kabupaten kota 1.000, walikota 1.000, bupati 1.000 yang secara kasar hitungan bisa mencapai 8 juta, sisanya 2 juta akan dipayakan melaui lembaga ini," tutur Ical.
Kepercayan pada parpol, sambungnya, semakin rendah. Karena itu Ical berharap kader-kadernya ke depan adalah orang-orang yang loyal, cakap, berkualitas serta berdedikasi tinggi baik kepada partai maupun negara.
"Saya harapkan saudara-saudara yang sudah terpilih hari ini bisa bekerja keras untuk program kaderisasi Partai Golkar. Ini merupakan amanah. Di mana kaderisasi ini adalah salah satu pilar dalam parpol," terang Ical.
Selain kaderisasi, Ical mengatakan ada 2 pilar penting lagi dalam parpol, yaitu doktrin dan infrastruktur. Ical berharap, ketiga pilar itu dapat berkesinambungan, tidak lain adalah untuk menjaga keberadaan partai ke depannya.
"Membuat partai yang dikehendaki dan dicintai adalah tugas kita bersama, dan kader dalam hal ini menjadi wajah sebuah parpol. Kalau sikap atau tindakan mereka ada yang menyakiti rakyat, pasti akan membawa imbas yang suram bagi partai," tutupnya.
(vit/mad)











































