Β
Demikian diungkapkan WikiLeaks seperti yang dilansir dari Sydney Morning Herald, Minggu (19/12/2010).
Media Fairfax mengatakan Canberra telah bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk mengelola dampak dari skandal itu.
Kawat diplomatik AS menyatakan bahwa Australia telah menyatakan Yunus Yosfiah, yang menjadi kapten TNI saat invasi Indonesia ke Timor Timur, di-personanongrata-kan (diusir) dengan tidak dibolehkan masuk ke Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pinch, 5 wartawan itu telah sengaja ditembak atau ditikam oleh personel TNI. Jadi bukan tewas di tengah pertempuran ganas. Tujuannya, untuk mencegah mereka mengekspos invasi RI ke Timor Leste.
"Balibo Five tewas di Balibo, Timor Leste pada 16 Oktober 1975 akibat luka-luka yang ditimbulkan saat mereka ditembak atau ditikam dengan sengaja, dan bukan di tengah ganasnya pertempuran, oleh anggota-anggota pasukan khusus Indonesia termasuk komandan Christoforus Da Silva dan Kapten Yunus Yosfiah atas perintah Kapten Yosfiah," terang Pinch.
Sementara Yunus Yosfiah sendiri sudah meninggalkan dunia militer dan terjun ke dunia politik. Terakhir, Yunus menjadi anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2004-2009.
(nwk/vit)











































