'Indonesian Paradise,' Keindahan Tanah Air dalam Bingkai

Promo Wisata di Libanon

'Indonesian Paradise,' Keindahan Tanah Air dalam Bingkai

- detikNews
Minggu, 19 Des 2010 04:27 WIB
Indonesian Paradise, Keindahan Tanah Air dalam Bingkai
Jakarta - Tur promo wisata dan ekonomi tiga kota di Libanon yang dihelat oleh para seniman Indonesia sejak 14 Desember lalu berakhir di Tripoli. Selain pertunjukan seni, mereka menggelar pameran foto tentang keindahan alam Indonesia.

Dalam pameran bertajuk 'Indonesian Paradise', itu, dipajang sekitar 50 foto berukuran A3 dan A4. Foto-foto itu menampilkan lokasi-lokasi wisata unggulan di Indonesia berupa panorama pegunungan, perkebunan teh dan tembakau serta pantai putih yang landai.

"Pameran foto juga menampilkan aneka pilihan kegiatan wisata pertualangan mulai dari arung jeram dan wild race serta wisata bahari yang cocok bagi para penyelam dan peselancar (diving dan surfing)," ujar Ahmad Syofian, Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Beirut kepada detikcom, Minggu (19/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syofian menambahkan, seperti judulnya, Indonesian Paradise telah memotret Indonesia laksana surga dengan pemandangan alam dan pilihan wisata yang bervariasi serta beragam pusat-pusat spa dan hotel hotel yang sangat mendukung.

Adapun mengenai pertunjukan seni, para seniman yang sehari-hari merupakan pelajar dan masyarakat Indonesia di Libanon serta staf KBRI Beirut silih berganti mengalunkan aneka musik tradisional Indonesia mulai dari Gamelan, Angklung, Kolintang, Kecapi dan Rampak Kendang. Beberapa tarian seperti Saman, Kembang Tanjung dan Merak juga ikut menghibur ratusan penonton di masing-masing kota.

"Beberapa hari sebelumnya berkeliling menjajal panggung-panggung seni di beberapa kota seperti Rabiyeh (14/12) dan Saidah (15/12)," ungkap Syofian.

Syofian menambahkan, promo Indonesia ini mendapat dukungan penuh pihak-pihak terkait di Lebanon baik swasta maupun pemerintah. Di Kota Rabiyeh misalnya (25 KM sebelah utara Beirut), acara ini bekerjasama dengan Garden Club, sebuah LSM yang bergerak di bidang budaya dan pelestarian lingkungan.

Di Kota Saidah, kota terbesar ketiga di Libanon, acara serupa digelar di gedung serba guna kantor wali kota. Wakil Wali Kota, Ibrahim Bsat, menyampaikan penghargaan dan dukungan terhadap upaya pengembangan kerjasama budaya dan pariwisata kedua Negara.

Sama halnya ketika pentas di Tripoli. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tripoli menjadi promotor acara bekerjasama dengan salah seorang pengusaha lokal, Badr Hassoun. Dubes RI untuk Lebanon, Dimas Samodra Rum mengharapkan peningkatan hubungan Indonesia dan Libanon di bidang perdagangan dan pariwisata.

"Kehadiran dan dukungan semua pihak di Libanon tidak hanya membuktikan hubungan persahabatan yang erat, tetapi juga merefleksikan penghargaan kepada nilai-nilai budaya," jelas Dubes RI.
(irw/irw)


Berita Terkait