"Sekarang dalam perawatan di ICU. Masih diisolasi," kata Wakil Kepala Daerah Kerja Bidang Kesehatan Madinah Mawari Edy saat ditemui di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Jumat (17/10/2010).
Jamaah tersebut sebelumnya pingsan pada Kamis (9/12) lalu saat akan pulang lewat Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Kabar mengenai jamaah itu positif H1N1 sudah disampaikan kepada dokter kloter maupun ketua kloter BTH 18 yang sudah tiba di tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari mana si jamaah tertular H1N1, Edy belum bisa menyimpulkan. "Soal itu belum bisa kami sampaikan. Yang jelas kami sudah laporkan ke TUH (Tekhnis Urusan Haji) untuk identitas lengkapnya dan laporan investigasinya," terang Edy.
Sebelumnya jamaah haji kloter 48 Solo (S0C), SHO wafat di Madinah setelah positif H1N1. Sebelum SHO, jamaah yang juga terjangkit H1N1 adalah ST, dari embarkasi Surabaya yang juga meninggal di RS Arab Saudi.
Tim kesehatan telah memberikan tamiflu dan melakukan pemeriksaan suhu terhadap jamaah haji kloter 48 S0C sebelum mereka terbang ke tanah air pada Minggu (5/12) lalu.
(iy/her)











































