Polri: Banyak Penangkapan Membuat Jaringan Teroris Tercerai-berai

Polri: Banyak Penangkapan Membuat Jaringan Teroris Tercerai-berai

- detikNews
Jumat, 17 Des 2010 14:45 WIB
Polri: Banyak Penangkapan Membuat Jaringan Teroris Tercerai-berai
Jakarta - Mabes Polri akhirnya mau menanggapi bocoran WikiLeaks terkait jaringan terorisme Jamaah Islamiyah. Polri menilai banyaknya penangkapan tersangka terorisme membuat ruang gerak menjadi sempit.

"Tidak usah melihat WikiLeaks. Kita perkirakan memang masih ada seperti Zulkarnaen. Tapi dengan banyaknya penangkapan tentunya mereka tercerai berai. Agak susah mereka berkomunikasi," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan saat ditemui di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (17/12/2010).

Menurut Iskandar, meski kekuatan teroris cenderung melemah, namun fokus dan perhatian polisi masih tetap mewaspadai berkembangnya benih terorisme.
 
Hal ini dikarenakan masih adanya DPO yang belum tertangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun masih ada kita perkirakan. Termasuk pentolan-pentolan seperti Zulkarnaen, kita lihat ini pola-pola mereka kan berubah terus dengan penangkapan-penangkapan ini bisa mengetahui yang lain," jelasnya.

Sebelumnya, WikiLeaks mengungkap kawat terkait terorisme di Indonesia, dari Kedubes AS di Canberra, Australia. Badan intelijen Australia berbagi informasi dengan AS, kalau Jamaah Islamiyah dan gerakan teror di Indonesia sudah pecah.

Kawat pada Oktober 2008 silam itu dirilis WikiLeaks dan dilansir harian The Age, Kamis (15/12/2010). Ada pertemuan antara Dirjen Dinas Intelijen Australia (ONA), Peter Varghese dengan pejabat Kemlu AS, Randall Fort.

(ape/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini