Jimly: KPK Baunya dari Luar, MK dari Dalam

Dugaan Suap di MK

Jimly: KPK Baunya dari Luar, MK dari Dalam

- detikNews
Kamis, 16 Des 2010 17:36 WIB
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie berpendapat kasus dugaan suap yang mendera MK berbeda dengan kriminalisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jimly yakin masyarakat masih percaya pada MK.

"Kalau saya rasa ini agak beda. Kalau KPK kan baunya kelihatan dari luar yaitu intervensi. Tetapi, kalau ini dari dalam. Nah, dengan adanya tanggapan masyarakat ini sebagai serangan, berarti masyarakat masih percaya pada MK," kata Jimly.

Hal ini disampaikan Jimly dalam jumpa pers di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2010).

Jimly yakin 90 persen masyarakat masih menaruh kepercayaan kepada lembaga yang pernah dipimpinnya itu.

"Kalau saya ditanya (majelis kehormatan), sebenarnya feeling saya masyarakat belum terpengaruh. Mungkin 90 persen kepercayaan publik karena sudah dalam di hati rakyat dengan kehadiran MK ini, dan saya rasa kasus ini belum terpengaruh. Karena itu, sampai ada pendapat bahwa kasus ini serangan dari luar. Kasus ini seperti KPK," papar Jimly.

Ia mendukung dibentuknya majelis kehormatan MK karena masalah sudah melebar dan meluas.

"Kami takut dan khawatir masalah ini terus menerus menjadi sorotan dan sampai menghabiskan waktu yang ujung-ujungnya mengubah persepsi masyarakat kepada MK, dan itu yang sangat dikhawatirkan," kata Jimly.

Permainan orang luar sengaja mendekati orang kecil di MK? "Saya rasa begitu. Makin kuat MK, makin banyak yang salah gunakan dari pihak luar. Bisa saja ini masalah kepentingan pribadi calon Pilkada dan para markus itu memanfaatkan keadaan," jawab Jimly.

Menurut dia, hal itu sangat tergantung pada para hakimnya bisa dimanfaatkan atau tidak.

(aan/fay)


Berita Terkait