Dewan Pers: Syafii dan Suara Islam Mengarah ke Titik Temu

Berita Suap Apartemen

Dewan Pers: Syafii dan Suara Islam Mengarah ke Titik Temu

- detikNews
Kamis, 16 Des 2010 15:48 WIB
Dewan Pers: Syafii dan Suara Islam Mengarah ke Titik Temu
Jakarta - Laporan Syafii Maarif ke Dewan Pers soal pemberitaan Suara Islam terus bergulir. Pihak Syafii meminta agar Suara Islam meminta maaf secara terbuka. Sedangkan Suara Islam menawarkan dua halaman untuk wawancara khusus.

Kedua opsi itu, kini sedang dipikirkan masing-masing pihak. Anggota Dewan Pers bidang Pengaduan dan Penegakan Kode Etik Agus Sudibyo mengatakan, meski belum sepakat, pembicaraan kedua telah mengarah ke titik temu.

"Sudah ada dua tawaran dari kedua belah pihak, sudah mengarah ke titik temu," kata Agus saat ditemui usai pertemuan bilateral antara pihak Syafii Maarif yang diwakili pengacaranya Todung Mulya Lubis dan pihak Suara Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan digelar secara tertutup di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2010).

Sementara itu Todung menegaskan, Syafii tetap menolak isi pemberitaan Suara Islam yang menyebutkan Syafii telah menerima apartemen senilai Rp 2 miliar dari Aburizal Bakrie. Pihak Syafii tetap ingin berita itu dicabut dan Suara Islam meminta maaf secara terbuka.

Namun, Todung akan tetap berdialog dengan pihak Suara Islam. Dia berharap, Dewan Pers dapat membantu mencarikan solusi untuk masalah kedua belah pihak.

"Memang ada opsi tanya jawab dan opsi minta maaf, dan ada opsi lain, kita akan eksplorasi dan menjajaki kemungkinan yang bisa kita lakukan sebab bagaimanapun pers harus akuntabel," kata Todung.

Todung juga menyayangkan mengapa pihak Suara Islam tidak memverifikasi terlebih dulu sebelum menerbitkan pemberitaan itu. "Sudah ada bantahan lewat sms, dia (Syafii) sudah membantah isu itu bahwa itu tidak benar dan dia berasumsi tidak ada berita lagi, kenapa harus wawancara lagi," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tabloid Suara Islam edisi 19 November-13 Desember 2010 memuat tulisan berjudul 'Multi Accident Award'. Di dalam tulisan itu ada kalimat yang berbunyi 'Ada rekayasa yang terselubung dalam pemberian award. Syafii Maarif bungkam, tidak kritis lagi setelah menerima apartemen mewah senilai Rp 2 miliar dari Aburizal Bakrie'.

Tidak disebutkan secara jelas nara sumber yang mendasari berita tersebut. Sedangkan pihak Aburizal Bakrie sudah menyampaikan bantahannya mengenai kabar pemberian unit apartemen yang disebut-sebut berlokasi di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

(ken/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads