Hal itu disampaikan Wapres Boediono saat membuka konferensi Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2010).
"Turun dari menara gading ini memang suatu keharusan suatu keniscayaan bagi ilmuwan. Turun dari menara gading, melihat realita dan mencoba untuk menjawab," ujar Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin menyampaikan rasa bahagia saya karena dua hal, yang pertama terimakasih masih diakui sebagai ilmuwan," ucap Boediono di hadapan sekitar 65 orang ilmuwan Indonesia, yang mayoritas bekerja di luar negeri itu.
Boediono adalah guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Ia meraih Master of Economics dari Monash University, Australia (1972). Tujuh tahun kemudian, ia mendapatkan gelar PhD dari Wharton Business School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat.
"Jadi meskipun berapa tahun saya sudah tidak melakuan riset original, tapi nampaknya, kok, terbawa juga ini status ilmuwan, profesor, sampai sekarang," imbuh Boediono.
Kedua, lanjut Mantan Gubenur Bank Indonesia (BI), ia merasa senang atas digelarnya konferensi para ilmuwan Indonesia yang pertama ini. Konferensi ini menunjukkan ikatan antara ilmuwan yang berada di dalam dan luar negeri masih kuat.
"Di manapun berada, selama tali rasa hubungan itu masih ada, saya kira sudah sangat baik, apalagi nanti tali ini kemudian dijabarkan dengan langkah-langkah konkret untuk membangun bangsa kita, untuk sejahterakan rakyat," katanya.
(irw/nwk)










































