Karyawan Telkom Minta SBY Batalkan Merger Flexi-Esia

Karyawan Telkom Minta SBY Batalkan Merger Flexi-Esia

- detikNews
Kamis, 16 Des 2010 12:00 WIB
Jakarta - Serikat Karyawan (Sekar) Telkom meminta Presiden SBY membatalkan rencana merger Flexi dan Esia. Mereka menilai merger tersebut mengakibatkan aset negara berpindah ke pihak asing.

"Merger itu harus dibatalkan, karena itu berarti menjual aset negara ke swasta dan ditengarai dalam waktu dekat beralih ke pihak asing," kata koordinator Serikat Karyawan (Sekar) Telkom Wisnu Adhi di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (16/12/2010).

Wisnu juga meminta SBY merombak susunan direksi dan komisaris Telkom. Hal ini untuk mencegah merger itu terlaksana. Rencananya RUPS Telkom akan digelar pada 17 Desember besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini pendapatkan Flexi di atas Rp 3 triliun per tahun. Kalau dilemparkan ke Esia, kita akan kehilangan itu," katanya.

Hingga kini demo masih terus berlangsung. Demonstrasi ini tidak menimbulkan kemacetan di Jalan Medan Merdeka Utara. Hal ini disebabkan para demostran mengelar aksinya di sisi jalan yang berdekatan dengan Monas. Terlihat sekitar 60 orang anggota kepolisan berjaga-jaga di lokasi unjuk rasa.

(nal/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads