"Keseriusan presiden tidak nampak dalam proses ini kalau tak dilantik-lantik juga," kata anggota Komisi III DPR, Gayus Lumbuun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/12/2010).
Menurut politisi PDIP ini, semakin lama Busyro dilantik maka masa jabatannya semakin pendek. Terlebih Busyro hanya akan bekerja hingga Desember 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan ketua Badan Kehormatan DPR ini menilai, Busyro seharusnya diikutsertakan saja pada seleksi komisioner KPK di 2011. Mengingat, masa kerjanya yang sempit dan anggaran pansel hingga miliaran.
"Makanya harus segera dilantik. Saya lihat KPK dibuat lemah dalam hal ini," kata Gayus.
Tidak hanya itu, pelantikan 7 komisoner KY juga harus segera dilakukan. Sebab, nantinya akan tumpang tindih dengan jabatan Busyro di KPK.
"Sekarang kan dia tetap di KY, tapi juga orang terpilih di KPK. Kalau tidak dilantik bisa terjadi dualisme," tutupnya.
Busyro telah terpilih menjadi pimpinan sekaligus Ketua KPK setelah memenangi voting di Komisi III DPR pada Kamis (24/11/2010). Dia mengungguli empat pimpinan KPK lainnya yang sudah dulu bertugas yakni, M Jasin, Haryono Umar, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
Sebelumnya Busyro juga berhasil menyingkirkan Bambang Widjojanto, kandidat lainnya yang berhasil lolos untuk menjalani fit and proper test pimpinan KPK.
(aan/nrl)










































