"Besok (hari ini) akan dipanggil 4 orang dari manajemen perusahaan untuk dimintai keterangan dan menjelaskan proses rekrutmen calon TKW," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan, saat dihubungi wartawan, Rabu (15/10/2010) malam.
4 Orang tersebut adalah kepala asrama penampungan, kepala bagian perekrutan, sponsor yang membawa TKW, dan direktur utama jasa penyalur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang TKW yang mengalami luka di bagian kaki karena meloncat dari tembok penampungan, Dihmawati (38), di hadapan polisi mengaku sudah berada di penampungan tersebut selama 2 bulan 15 hari.
"Apakah ketiga calon TKW itu sudah diproses (keberangkatannya) atau belum? Itu nanti kita cek-ricek kepada manajemennya," tutur Dodi.
Dari keterangan semetara dari ketiga calon TKW yag berupaya kabur, Dodi mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya tindakan kekerasan terhadap para calon TKW.
Dihmawati, bersama dua rekan sekampungnya, Wisran (29) dan Kuslimah, berupaya melarikan diri dari penampungan calon TKW di Jl Haji Ali, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2010) siang.
Mereka nekat meloncati tembok penampungan setinggi 3 meter. Malang bagi Dihnawati, dia terjatuh saat meloncati tembok penapungan. Akibatnya, kakinya terluka sehingga sulit untuk berjalan.
(ahy/anw)











































