Sa'ari, yang rumahnya ditumbuhi bunga bangkai itupun sama sekali tak menyangka. Bunga bangkai itu ternyata sudah tumbuh sejak sebulan yang lalu.
"Awalnya saya curiga paving block rumah terangkat. Waktu saya lihat ternyata ada tanaman yang tumbuh. Saya nggak tahu pohon apa. Saya biarkan saja tumbuh besar," ujar Sa'ari di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cari kemana-kemana takutnya ada bangkai tikus. Tapi nggak ada. Pas di halaman baunya makin dekat. Ternyata muncul dari bunga," ujarnya.
Menurut Sa'ari, bunga itu itu banyak dikerumuni lalat. Dari sore hingga malam, bau bangkai bunga tersebut sangat menyengat hingga ke belakang rumah. Padahal sebelumnya baunya tidak pernah tercium.
"Saya mengira mungkin itu bunga bangkai. Lalu anak saya telepon camat bilang ada bunga bangkai di rumah. Camat lalu datang dan meminta saya memagari bunga tersebut. Katanya itu bunga langka," tandasnya.
Hingga pagi tadi, rumah Sa'ari pun mulai dikerumuni warga. Warga penasaran ingin melihat langsung bunga bangkai yang ditumbuh di rumah Sa'ari. Bunga bangkai tersebut terletak di halam rumah Sa'ari.
Bunga tersebut sudah dipagari Sa'ari dengan bambu-bambu. Di dalamnya pun ditulisiย 'Jangan disentuh! Jarak lihat maksimal 2 meter'. Meski begitu warga terus menyaksikan bunga langka tersebut sambil mengambil foto melalui telepon seluler.
Sa'ari mengaku tidak akan menjual bunga ini meski nantinya ada yang menawar. "Saya mau pertahankan dulu. Kalau dijual nggak dulu. Lagian ini bunga langka," tutupnya.
(gus/fay)











































