Indonesia dan ILO Peduli Lingkungan dalam Proyek Green Jobs

Indonesia dan ILO Peduli Lingkungan dalam Proyek Green Jobs

- detikNews
Rabu, 15 Des 2010 16:44 WIB
Jakarta - International Labour Organization (ILO) bersama organisasi serikat pekerja tingkat dunia lainnya (UNEP, IOE, ITUC) berinisiatif untuk meluncurkan proyek green jobs di 5 negara di kawasan Asia termasuk Indonesia. Green jobs adalah pekerjaan yang mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh industri di sektor ekonomi, ke tingkat yang wajar dan pada saat bersamaan memenuhi kriteria pekerjaan yang layak.

"Proyek green jobs akan dijalankan di 5 negara Asia, termasuk Indonesia, selama 2 tahun hingga tahun 2012. Negara-negara lainnya adalah Filipina, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka", ujar Koordinator Proyek Green Jobs di Indonesia, Muce Mochtar pada jumpa pers di kantor ILO Jakarta, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (15/12/2010).

Indonesia merupakan negara yang cukup besar dalam menambah emisi gas buang di Asia. Indonesia juga pernah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas sampai 26 persen atau 41 persen dengan bantuan Internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia terpilih dalam proyek green jobs karena Indonesia telah berkomitmen di tingkat Internasional untuk mengurangi emisi karbon", ujar Muce.

Menurut Muce, langkah awal yang dilakukan ILO adalah menggelar konferensi yang diberi tajuk 'Green Jobs: The Way Forward' ini akan diselenggarakan selama dua hari ke depan pada 16-17 Desember 2010 di hotel Borobudur, Jakarta.

"Konferensi ini akan dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono; Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta; dan Direktur Regional ILO untuk Asia dan Pasifik, Sachiko Yamamoto", tambahnya.

Konferensi ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan ide mengenai bagaimana Indonesia dapat menyikapi dua tantangan utama dalam masa modern ini. Dua hal itu adalah menciptakan jutaan lapangan kerja dan pekerjaan yang layak seraya mengurangi emisi gas dalam kegiatan perekonomian dan menanggulangi masalah perubahan iklim.

"Konferensi ini pun bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada yang dapat mempromosikan penciptaan kerja yang layak dan ramah lingkungan", tutup Muce.

(gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini