BW: Keterbukaan MK Menyebabkan Adanya Dilema

BW: Keterbukaan MK Menyebabkan Adanya Dilema

- detikNews
Rabu, 15 Des 2010 15:56 WIB
BW: Keterbukaan MK Menyebabkan Adanya Dilema
Jakarta - Mantan anggota tim investigasi Bambang Widjojanto (BW) mendorong adanya keterbukaan yang dilakukan MK atas kasus suap Bupati Simalungun JR Saragih. Namun BW menyayangkan keterbukaan MK tersebut akhirnya menjadi bumerang bagi salah satu lembaga tinggi negara tersebut.

"Teman-teman di MK itu baik. Mereka mendorong keterbukaan. Namun keterbukaan tersebut menyebabkan adanya dilema yang membuat saksi-saksi kunci mengurungkan niatnya untuk bersaksi," kata Bambang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (15/12/2010).

Menurut Bambang, jangan sampai tugas penting yang dilakukan KPK terhambat karena sebagian informasi yang didalami lebih dulu dibuka ke publik sehingga menimbulkan masalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mudah-mudahan kasus ini bisa jadi prioritas sehingga akan segera diketahui bagaimana proses tindak pidana korupsinya. Apakah ada atau tidak dan siapa yang bertanggung jawab," pintanya.

Bambang pun berharap agar eksistensi KPK tertap dijaga. Diharapkan KPK bisa menjalankan fungsinya dan MK memperbaiki kredibilitasnya.

"Mudah-mudahan tanpa ribut-ribut lagi," harapnya.

Dalam kasus dugaan suap di MK, santer terdengar adanya dugaan suap terkait kasus sengketa pemilukada Simalungun. Terkuaknya kasus ini berawal dari tulisan Refly Harun di Kompas yang berjudul 'Apakah MK Masih Bersih?'. Hingga kemudian Mahfud meminta Refly membentuk tim investigasi, membuktikan dugaan suap yang ditulisnya.

(gus/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads