Dampak Wikileaks, Malaysia Kirim Nota Protes ke Singapura

Dampak Wikileaks, Malaysia Kirim Nota Protes ke Singapura

- detikNews
Rabu, 15 Des 2010 11:48 WIB
Dampak Wikileaks, Malaysia Kirim Nota Protes ke Singapura
Singapura - Bocoran kabel-kabel WikiLeaks membuat hubungan Singapura dan Malaysia yang penuh onak berduri menjadi hambar. Malaysia pada hari Selasa (14/12) menyerahkan surat protes ke Singapura untuk mengekspresikan 'ketidaksenangan' atas kritik para pejabat Singapura sebagaimana dibocorkan oleh WikiLeaks pekan lalu.

Menteri Luar Negeri Anifah Aman memanggil Komisaris Tinggi Singapura untuk Malaysia T. Jasudasen menyerahkan surat protes resmi tersebut. Demikian dilansir media Singapura, The Straits Times, edisi Rabu (15/12/2010).

Ini merupakan pernyataan resmi pertama Malaysia sejak WiliLeaks membocorkan nota-nota diplomatik yang berisi cercaan pejabat Singapura pada pejabat empat negara yaitu Malaysia, Thailand, India dan Jepang. Bocoran ini dimuat oleh kelompok media Fairfax Australia akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk Malaysia, pejabat Singapura menyebut pemimpin Malaysiaย  'tidak kompeten' dan Perdana Menteri Najib Razak disebut 'oportunis'. Menteri Mentor Lee Kuan Yew juga dilaporkan telah berkomentar atas tuduhan sodomi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Singapura percaya sodomi itu terjadi.

Menlu Malaysia menyebut cercaan itu sebagai "komentar tidak adil yang dibuat oleh pejabat senior dari Kementerian Luar Negeri Singapura mengenai kepemimpinan Malaysia dan situasi di negara Malaysia'.

Menlu Malaysia juga "menyampaikan keprihatinan yang mendalam Malaysia dan tidak senang atas komentar itu seperti diungkapkan oleh WikiLeaks dan selanjutnya dilaporkan di media. "

Tentang tuduhan sodomi pada Anwar Ibrahim, Singapura menilai bahwa Anwar memang melakukan sodomi, tapi dia mungkin dijebak oleh para lawan politiknya. Anwar Ibrahim tengah mempertimbangkan untuk menempuh langkah hukum pada media Malaysia karena pemberitaan yang menyitir WikiLeaks itu bisa mempengaruhi hasil persidangan yang tengah dijalaninya. Saat ini Anwar untuk kedua kalinya didakwa dalam kasus sodomi.
(nrl/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads