WikiLeaks seperti dilansir dari situsnya, Rabu (15/12/2010), merilis sebuah kawat rahasia dari Kedubes AS di Beijing tertanggal 5 Maret 2007 dengan kode referensi Beijing 1448. Saat itu dilakukan pertemuan antara Wakil Menlu China Cui Tiankai dan Dirjen Urusan Asia Kemlu China Hu Zhengyue, dengan pejabat Kemlu AS Eric John.
Pertemuan mereka untuk membahas sejumlah negara Asean, termasuk Indonesia, mendapat porsi utama. John bertanya pada Hu, bagaimana pemerintah China melihat pemerintah Indonesia yang sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hu pun langsung menambahkan, "Tapi Beijing senang dengan kemajuan Presiden Yudhoyono sejak berkuasa pada 2004," imbuh Hu.
Menurut Hu, jika dibandingkan dengan Myanmar, pengaruh militer dalam politik di Indonesia semakin berkurang. Indonesia pun menghadapi tantangan untuk membangun demokrasi.
"Dengan secara simultan menghadapi ketegangan antar etnis dan agama yang meningkat," kata Hu.
(fay/nrl)










































