"Saya sedih, karena tidak mudah membangun MK dengan kewibawaan dan kepercayaan yang diambil dari hati masyarakat," kata Jimly saat dihubungi detikcom, Rabu (15/12/2010) malam.
Menurut Jimly, di tengah kondisi bangsa saat ini, di mana kepercayaan publik berkurang kepada lembaga, akan sangat penting bagi MK untuk tetap menjaga kepercayaan itu.
"Ini sesuatu yang saya harap bisa segera diselesaikan," tambahnya.
Jimly menilai, awalnya ini hanya persoalan yant berawal dari tulisan di media massa, tapi kemudian melebar ke mana-mana.
"Ini betul-betul miris, bagaimana kemudian lembaga ini disorot, dikorek-korak dan dicari-cari, ini akan semakin banyak karena manusia tidak ada yang sempurna," urainya.
Persoalan yang mendera ini, tambah Jimly, harus diselesaikan dengan kepala dingin, hati yang dingin, wajah, dan darah yang dingin.
"Semua hakim MK harus menyadari proses sangat penting, tidak usah disikapi dengan marah dan dendam," tutupnya.
(ndr/van)











































