Dinas PU Ajak Ahli ITB Selidiki Jalan Ambrol di Petojo

Dinas PU Ajak Ahli ITB Selidiki Jalan Ambrol di Petojo

- detikNews
Selasa, 14 Des 2010 20:21 WIB
Jakarta - Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta tidak menyangka talut di Kali Siantar, Petojo, Jakpus akan ambrol. Untuk menyelidiki penyebabnya Dinas PU mengajak ahli tanah dan air dari ITB.

"Kita minta masukan dari ahli tanah di ITB," ujar Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas PU DKI Jakarta, Fakhrurrazi, ketika mengadakan pertemuan langsung dengan warga Petojo VIY I, Kelurahan Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2010).

Fakhrurrazi mengatakan, pembangaunan talut ini sebenarnya sudah melalui proses yang matang. Terlebih lagi menurutnya, sesuai intruksi Gubernur Fauzi Bowo, pembangunan talut ini sangat prioritas sebagai solusi agar air dari kali Thamrin bisa mengalir dengan normal.

"Makanya itu kita dalami kali ini biar alirannya airnya bisa dialihkan kesini," jelasnya.

Dia juga memaparkan, sebelum proyek ini dibangun tim kotraktor sudah memeriksa kondisi tanah. Namun tetap  saja kondisi tanah secara keseluruhannya sifatnya tidak sama.

"Sebelumnya kita sudah periksa titik-titik tanah sepanjang 400 meter, kita bor 20 titik hingga kedalaman 12 meter. Diantara titik satu ke yg lainnya kita kan nggak tahu kondisi tanahnya seperti apa. Tapi sekali lagi kita tetap bertanggung jawaab," tegas Fakhrurrazi.

Perbaikan Rumah Warga

Fakhrurrozi menegaskan, pembangunan talut bernilai Rp 18 milliar ini memang benar akan jatuh tempo pada tanggal 15 Desember besok. Namun, dikatakan Fakhrurrazi kontraktor sebegai pihak yang menjalankan proyek ini akan terus melakukan pekerjaan termasuk perbaikan rumah warga.

"Jadi kita sudah buat perjanjian pada PT Rudi Jaya dan PT Graha selaku perusahaan yang menjalankan proyek ini agar bertanggung jawab, termasuk untuk perbaikian rumah warga yang rusak," paparnya.

Sementara itu, manager operasional dari proyek ini Sriyanto mengatakan, dirinya telah meminta menyampaikan pada atasannya terkait ambrolnya talut ini. Kepada atasannya Sriyanto juga tengah mengatakan hal-hal yang menjadi keluhan warga.

"Sebagai pihak yang diberi tanggung jawab saya tida akan merugikan masyarakat," ucap Sriyanto.

Sriyanto pun berjanji Kamis (14/12) akan mendata langsung rumah warga yang rusak akibat pembangunan talut ini. "Bersama Dinas PU kita akan survey ke rumah-rumah warga yang menjadi korban. Kita akan siapkan material  dan dana untuk pembenahan rumah-rumah Anda," janjinya.
(lia/ndr)


Berita Terkait