"Mereka menyeberang ke Serawak untuk membeli kebutuhan hidup mereka," ujar Pangdam XII Tanjung Pura, Mayor Jenderal Geerhan Lantara di Makodam XII, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (14/12/2010).
Menurut Geerhan, salah satu alasan warga Entikong memilih berbelanja di Malaysia dikarenakan jalur suplai barang ke Entikong terkendala oleh jalan yang masih rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Geerhan menceritakan, biasanya penduduk perbatasan masuk ke wilayah Malaysia dengan menggunakan kartu lintas batas dengan syarat hanya berlaku sampai batas waktu dan tempat tertentu.
"Seperti juga menjual sembako, mereka akan lebih senang ke sana (Malaysia)," terangnya.
Oleh karenanya, Geerhan meminta pemerintah untuk segera mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan Indonesia. "Itu merupakan basic need yang harus dipenuhi. Kalau Malaysia jalan sudah bagus, tapi kita masih belum terurus," terangnya.
Selain itu, Geerhan juga melihat banyaknya petani Indonesia yang berhijrah ke Malaysia untuk menjadi petani kelapa sawit karena pengelolaan lahan di Malaysia dinilai masyarakat jauh lebih baik.
"Di sini lahannya ada tapi belum dikelola dengan baik," tutupnya.
(fiq/did)











































