Masuk Raudah Kini Lebih Tertib

Laporan dari Arab Saudi

Masuk Raudah Kini Lebih Tertib

- detikNews
Selasa, 14 Des 2010 14:55 WIB
Masuk Raudah Kini Lebih Tertib
Madinah - Jamaah haji tidak akan berdesak-desakan lagi bila ingin salat dan berdoa di raudah Masjid Nabawi. Kini untuk menuju raudah diatur secara tertib.

Biasanya jamaah dari berbagai negara berbaur menunggu untuk masuk raudah. Jamaah Turki dan Afrika yang berbadan tinggi besar bercampur dengan jamaah Asia Tenggara seperti Indonesia yang bertubuh lebih mungil.

Tapi Selasa (14/12/2010) ini, jamaah yang akan masuk raudah dikelompokkan berdasarkan negaranya. Jamaah diminta antre masuk taman Nabi Muhammad di Masjid Nabawi itu dengan berkelompok bersama jamaah senegara atau kawasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jamaah Afrika duduk menunggu dalam barisan jamaah senegaranya. Jamaah Turki mengantre berbaris dengan jamaah Turki. Sementara jamaah Indonesia digabung dengan jamaah Malaysia.

Secara bergantian berdasarkan negara atau kawasannya, jamaah kemudian diminta secara bertahap masuk raudah.  Dengan pengaturan ini jamaah tidak perlu berdesak-desakan atau berebutan untuk berdoa di tempat paling favorit di Masjid Nabawi tersebut.

"Katanya minggu lalu ada jamaah yang terinjak-injak makanya sekarang diatur seperti ini," kata Sri, jamaah asal Jakarta.

Saat mengantre, para askar ataupun petugas memberikan arahan agar jamaah tertib dan tidak perlu tergesa-gesa masuk raudah. "Ini Masjid Nabawi, bukan Masjid Istiqlal, semua orang dari berbagai negara sedunia berkumpul di sini, sabar dan tidak perlu dorong-dorongan agar aman," nasihat salah seorang askar kepada jamaah Indonesia.

"Banyak-banyaklah berzikir, bertasbih, tidak usah buru-buru, tidak usah berebutan, masih banyak waktu, semuanya pasti bisa masuk raudah," lanjut askar itu lagi.

Jamaah pun duduk teratur  menunggu giliran untuk bisa masuk raudah. Untuk mengantre masuk raudah, jamaah membutuhkan waktu sekitar 1,5-2 jam. Meski lama menunggu, jamaah tidak ada yang menggerutu. Selama menunggu jamaah mengisi waktu dengan berdoa ataupun memberikan penjelasan tentang raudah kepada temannya yang belum pernah ke raudah.

"Raudah itu dimulai dari tiang yang berbeda sendiri, karpetnya warna hijau. Pelan-pelan saja yang penting kita bisa salat di shaf paling depan," tutur seorang jamaah.

Raudah menjadi favorit para jamaah haji karena di sinilah diriwayatkan merupakan tempat yang makbul untuk berdoa. Hadis riwayat Abu Hurairah menyebutkan Nabi Muhammad bersabda, di antara rumah dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga, dan mimbarku di atas telagaku.

Ibadah yang dilakukan di Raudah, diriwayatkan Ibn Hajar, akan membawa sang pendoa ke surga. Wajarlah bila jamaah sangat setia menunggu untuk bisa masuk raudah.

"Alhamdulillah, meski antre lama tapi lega banget bisa puas berdoa di raudah," kata Iroh, jamaah asal Demak dengan mata berkaca-kaca.

(iy/nwk)


Berita Terkait