FPI: Biarkan Umat Kristiani Rayakan Natal dengan Tenang

FPI: Biarkan Umat Kristiani Rayakan Natal dengan Tenang

- detikNews
Selasa, 14 Des 2010 13:56 WIB
Jakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab berjanji menciptakan situasi yang kondusif selama perayaan Natal. Rizieq mengajak semua umat beragama untuk membiarkan umat Kristiani merayakan Natal dengan aman dan tenang.

"Kita harap umat Kristiani merayakan perayaan Natal dengan tenang, aman, tanpa gangguan dari pihak manapun juga. Karena ajaran Islam tidak membenarkan untuk mengganggu umat agama mana pun juga," ujar Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Jakarta, Selasa (14/12/2010).

Hal itu disampaikan Rizieq usai bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman di Mapolda Metro Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizieq mengungkapkan, sebagaimana perayaan Natal tahun-tahun sebelumnya, FPI mengimbau persatuan umat Kristiani untuk merayakan Natal sesuai aturan.

"Kita imbau kepada pihak KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), PGI (Persatuan Gereja Indonesia) agar rayakan Natal sesuai tata tertib dan aturan, jangan sampai ada hal-hal yang mengundang kontroversial," ujarnya.

FPI, kata dia, tidak akan mengganggu perayaan Natal yang merupakan hak umat Kristiani.

"Saya pikir biarkan umat Kristiani merayakan Natal dengan senang dan gembira, itu hak beribadah mereka, hak keyakinan mereka yang harus dihormati seluruh bangsa Indonesia," jelasnya.

Rizieq menyampaikan, FPI mendukung keragaman bangsa dan agama sebagai bentuk pluralitas. Namun FPI menolak pluralisme sebagai upaya mencampuradukkan agama.

"Karena itu FPI tolak pluralisme sesuai fatwa MUI bahwa pluralisme itu campuradukkan suatu agama," kata Rizieq.

Ia mengatakan, bagi FPI biarkan umat Islam meyakini agama Islam paling benar, selain Islam tidak benar. Dan biarkan juga umat Kristiani meyakini agamanya paling benar dan selain Kristiani tidak benar.

"Yang penting tidak saling ganggu, saling lecehkan dan merendahkan. Jadi FPI dukung pluralitas dengan tetap menolak pluralisme," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar mengatakan, pihaknya mengumpulkan FPI agar bisa memberikan situasi yang kondusif selama Natal.

"Kita lihat ini suatu hal yang baik sebagai wujud koordinasi. Semua event kita minta masyarakat agar menciptakan rasa aman dan tenteram," kata Baharudin.

(mei/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads