Senjata Api Terduga Teroris Sisa dari Daerah Konflik

Senjata Api Terduga Teroris Sisa dari Daerah Konflik

- detikNews
Selasa, 14 Des 2010 10:52 WIB
Solo - Para terduga teroris memiliki senjata api yang lengkap. Mulai dari laras pendek hingga senjata laras panjang jenis M16 dan AK-47. Senjata api itu umumnya berasal dari senjata sisa-sisa di daerah konflik.

"Kita tahu senjata itu ada yang dari konflik Ambon, dahulu banyak senjata Brimob yang dirampas kelompok yang berafiliasi dengan Kompak dan JI," kata Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kombes Pol Petrus Golose dalam jumpa pers di Mapolresta Solo, Jateng, Selasa (14/12/2010).

Selain itu, senjata lainnya seperti yang ditemukan di Aceh ada juga yang berasal dari luar negeri. "Dari Southern Thailand," imbuh Petrus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petrus menegaskan, meski demikian bukan berarti kepolisian kecolongan. Polisi dan pihak terkait terus melakukan pengawasan. "Bahwa Kepolisian Republik Indonesia lewat badan intelijen ketat mengawasi perizinan dan peredaran," katanya.

Dalam jumpa pers itu, Petrus juga menggambarkan bagan mengenai kelompok teroris. Ditampilkan gambar Dulmatin yang sudah mati ditembak di Pamulang, Abu Tholut yang baru saja ditangkap, Abdullah Sonata yang sudah ditahan, Ubaid yang tewas ditembak dan lainnya.

"Semua tokoh utama lapor kepada Abu Bakar Ba'asyir," ujarnya.

Selain itu, juga ditunjukkan senjata api jenis M16 dan AK-47 serta ratusan butir peluru yang disita dari tangan para terduga teroris. Abu Tholut Cs rencananya akan diterbangkan ke Jakarta siang ini.
(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads