Mahfud Md Diminta Tak Berlebihan Tanggapi Dugaan Suap di MK

Mahfud Md Diminta Tak Berlebihan Tanggapi Dugaan Suap di MK

- detikNews
Selasa, 14 Des 2010 03:04 WIB
Mahfud Md Diminta Tak Berlebihan Tanggapi Dugaan Suap di MK
Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md dipuji sikapnya saat langsung membentuk tim investigasi soal isu dugaan percobaan penyuapan di lembaganya. Namun sikap Mahfud juga dikritik setelah dia terkesan berlebihan dalam menanggapi hasil investigasi tim ini.

"Sikap Mahfud yang sudah bagus di awal menjadi tidak elok ketika kemudian berubah menjadi berlebihan terhadap si pengungkap informasi korupsi tersebut. Sesungguhnya kasus tersebut sudah diserahkan pada KPK, dengan demikian seharusnya bisa menahan diri untuk selanjutnya mempercayakan pada KPK untuk mengusut tuntas," ujar anggota DPR Komisi III, Didi Irawadi Syamsuddin dalam pernyataan tertulis, Jakarta, Senin (13/12/2010).

Sebelumnya, Didi memuji tindakan yang dilakukan oleh Mahfud. Ia langsung membentuk tim investigas independen setelah isu tak sedap ini muncul di publik. Bahkan tim ini diketuai langsung oleh sang whistleblowernya sendiri, Refly Harun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sikap yang patut dihormati dan juga suatu contoh yang baik bagi para pimpinan lembaga negara dan pimpinan penyelenggara negara lainnya," jelas politisi asal Demokrat ini.

Setelah kasus ini diserahkan sendiri ke KPK, Didi berharap Mahfud lebih bijak dalam bersikap. Mahfud diminta supaya menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada KPK.

"Entah disadari atau tidak, terkesan seolah menjadi ancaman terhadap pihak-pihak yang ingin membantu mengungkapkan aroma tidak sedap di MK," lanjut Didi.

Siapa pun yang ingin membongkar korupsi, lanjut Didi, haruslah didukung. Informasi soal adanya dugaan tindak pidana ini, justru diminta untuk segera ditelusuri oleh penegak hukum.

"Jangan pernah terkesan membuat mereka jadi takut, justru harus kita beri apresiasi dan jaminan perlindungan," papar Didi.

"Mengungkap korupsi tidaklah mudah, jadi jangan patahkan semangat para wistleblower lainnya yang mungkin-mungkin saja bisa muncul kemudian," tandasnya.

(mok/asp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads