Usai pembacaan sikap fraksi oleh Juru Bicara FPD DPRD DIY Agung Prasetyo, ribuan warga yang berkumpul di halaman Gedung DPRD, Jalan Malioboro, Senin (13/12/2010) mulai kasak-kusuk. Mereka menilai, sikap yang diucapkan oleh FPD tidak jelas alias mengambang.
Bahkan teriakan 'huuuu' panjang sempat beberapa kali terdengar dari ribuan warga itu. Agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi, polisi pun mengamankan kedua politisi Partai Demokrat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap FPD adalah tidak keberatan Sultan HB X dan Pakualam sebagai gubernur dan wagub seumur hidup. Namun jika pemerintah pusat menetapkan pemilihan, maka pihaknya akan turut memikirkan mekanisme pemilihan itu. Namun FPD juga memilih untuk mengikuti keputusan forum sidang paripurna.
Hingga pukul 15.30 WIB, sidang pleno terbuka masih diskors. Sidang Pleno DPRD DIY yang dipimpin oleh Ketua DPRD Yoeke Indra Samawi didampingi tiga Wakil Ketua DPRD DIY yaitu Tutuk Widyo, Danu Ismadi, dan Sukadi.
Hasil sementara enam fraksi menyatakan setuju dengan penetapan. Enam fraksi itu adalah PDIP, PAN, Golkar, PKD, PKB, dan Fraksi Gabungan.
(ken/nrl)











































