Ancaman itu disampaikan media Korut menyusul dimulainya latihan artileri Korsel di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea.
Latihan perang Angkatan Laut Korsel yang dimulai hari ini, dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 17 Desember mendatang. Latihan tersebut akan digelar di 27 lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerjasama itu hanya pengkhianatan yang meningkatkan ketegangan antara Utara dan Selatan dan membawa awan hitam perang nuklir menggantung di atas semenanjung Korea," demikian disampaikan surat kabar utama Pyongyang, Rodong Sinmun dalam kolom komentar yang diberitakan kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir Fox News, Senin (13/12/2010).
Hubungan dua Korea memanas setelah insiden serangan artileri Korut ke wilayah Korsel pada 23 November lalu. Serangan itu menewaskan empat orang yang terdiri dari dua warga sipil dan marinir Korsel.
Setelah serangan itu, Korsel menggelar latihan militer gabungan dengan AS. Korsel juga terus melakukan latihan artileri. Padahal Korut telah mengingatkan bahwa langkah Korsel itu akan meningkatkan ketegangan.
(ita/nrl)











































