"Perwakilan 5 orang akan ditemui oleh menteri. Tapi syaratnya, baju-baju yang dicopot ini diambil semua," kata koordinator para perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Lubedi Rosidi, melalui pengeras suara, Senin (13/12/2010).
Lubedi mengatakan, selain agar ratusan baju yang berserakan di gerbang Kemendagri itu dipunguti, Gamawan juga minta peserta aksi berpindah ke Monumen Nasional (Monas) selagi dialog berlangsung. Hal itu mengingat Jl Medan Merdeka Utara di depan Kemendagri tidak bisa dilalui kendaraan karena dipenuhi massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan pria berperawakan kurus tersebut, pertemuan dengan Mendagri akan dimulai pukul 14.10 WIB. Karena itu, ia meminta rekan-rekannya untuk segera 'membersihkan' Kemendagri dari baju-baju dinas perangkat berwarna cokelat itu.
"Demi memperjuangkan nasib kita, sebaiknya teman-teman ambil baju semua. Pukul 16.00 WIB kawan-kawan kembali lagi ke sini, mungkin sudah ada hasilnya," pinta Lubedi.
Pantauan detikcom, ribuan perangkat desa itu menuruti perintah Lubedi. Dengan bertelanjang dada, mereka beramai-ramai memunguti baju yang sebelumnya dilemparkan ke kompleks Kemendagri.
Sejumlah polisi dan petugas keamanan dalam Kemendagri tampak menjaga aksi demo. Namun, mereka tidak terlihat ikut membantu para perangkat itu memunguti baju. Baju-baju itu tidak segera dipakai kembali. Sebagian bahkan ditumpuk begitu saja di trotoar dan dijadikan alas untuk tiduran.
(irw/nrl)











































