Gara-gara Kabut, Pesawat Tidak Bisa Mendarat di Bandara Adisutjipto

Gara-gara Kabut, Pesawat Tidak Bisa Mendarat di Bandara Adisutjipto

- detikNews
Senin, 13 Des 2010 09:03 WIB
Gara-gara Kabut, Pesawat Tidak Bisa Mendarat di Bandara Adisutjipto
Yogyakarta - Sejumlah pesawat dengan tujuan Yogyakarta sempat tidak bisa mendarat di Bandara Adisutjipto. Penyebabnya, runway tertutup kabut sehingga mempengaruhi jarak pandang.

"Sepertinya kabut merata di seluruh Yogya. Jarak pandang pilot 800 meter, padahal minimal 1.200 meter untuk instrumen dan minimal 4.000 meter untuk non instrumen. Ini demi azas keselamatan," kata Manajer Operasi Bandara Adisutjipto, Helendra, kepada detikcom, Senin (13/12/2010).

Halendra memaparkan, pesawat yang tak bisa mendarat di Yogya adalah Lion Air 561 dari Denpasar yang dialihkan ke Jakarta, Air Asia 7340 dari Jakarta yang kembali lagi ke Jakarta, Batavia Air 324 dari Balikpapan yang dialihkan ke Surabaya, Lion Air 521 dari Banjarmasin yang dialihkan ke Surabaya, dan Mandala Air 344 dari Jakarta yang dialihkan ke Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halendra mengatakan, per 07.15 WIB Bandara Adisutjipto sudah kembali normal. Kabut menutup runway sejak pukul 06.20 WIB. Adapun mengenai keberangkatan dari Yogya, Halendra mengatakan, sejumlah penerbangan akan mengalami delay.

"Sedikit penumpukan penumpang di waiting room karena ada faktor cuaca seperti itu," kata Halendra.

Sementara itu, seorang pembaca detikcom yang juga merupakan penumpang pesawat Batavia rute Balikpapan-Yogya, menginformasikan, dia tidak bisa mendarat di Yogya sehingga pesawat dialihkan ke Surabaya. (lrn/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini