Tak Mau Subyektif, Nasdem Enggan Sikapi Polemik Keistimewaan Yogya

Tak Mau Subyektif, Nasdem Enggan Sikapi Polemik Keistimewaan Yogya

- detikNews
Minggu, 12 Des 2010 14:34 WIB
Tak Mau Subyektif, Nasdem Enggan Sikapi Polemik Keistimewaan Yogya
Jakarta - Sri Sultan HB X adalah Ketua Dewan Pertimbangan Nasional Demokrat (Nasdem). Oleh karena itu Nasdem tidak mau memberikan sikap politis terkait polemik keistimewaan Yogyakarta yang melibatkan jabatan Sultan sebagai Gubernur DIY.

"Saya pikir terlalu subyektif kalau Nasdem yang menjawabnya. Karena bagaimana pun, Sultan Hamengku Buwono adalah Ketua Dewan Pertimbangan Nasdem dan salah satu inisiator bersama saya," jawab Ketua Nasdem Surya Paloh ketika ditanya tentang sikap Nasdem mengenai polemik keistimewaan di DIY.

Hal itu disampaikannya di sela-sela deklarasi Nasdem wilayah DKI Jakarta di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Minggu (12/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi Paloh berharap perdebatan tentang keistimewaan DIY yang dari waktu ke waktu kian meruncing dapat segera diakhiri. Menurutnya, perdebatan tersebut sama sekali tidak produktif.

"Nasdem tentu mengharapkan semua polemik berhenti. Kita mendahulukan
nasional interest, kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa ini," ujarnya.

Menurut Paloh, semangat persatuan adalah segala-galanya dalam konteks keistimewaan Yogyakarta tersebut. Selama tetap berada dalam koridor persatuan bangsa, Paloh tidak merasa ada permasalahan yang perlu dibesar-besarkan.

"Tetapi semangat persatuan harus di atas segala-galanya. Terkait sistem, kalau sistem itu mejaga persatuan dan kesatuan bangsa kita, kenapa tidak," pungkasnya.

(fjr/fay)


Berita Terkait