"Saya pikir terlalu subyektif kalau Nasdem yang menjawabnya. Karena bagaimana pun, Sultan Hamengku Buwono adalah Ketua Dewan Pertimbangan Nasdem dan salah satu inisiator bersama saya," jawab Ketua Nasdem Surya Paloh ketika ditanya tentang sikap Nasdem mengenai polemik keistimewaan di DIY.
Hal itu disampaikannya di sela-sela deklarasi Nasdem wilayah DKI Jakarta di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Minggu (12/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nasdem tentu mengharapkan semua polemik berhenti. Kita mendahulukan
nasional interest, kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa ini," ujarnya.
Menurut Paloh, semangat persatuan adalah segala-galanya dalam konteks keistimewaan Yogyakarta tersebut. Selama tetap berada dalam koridor persatuan bangsa, Paloh tidak merasa ada permasalahan yang perlu dibesar-besarkan.
"Tetapi semangat persatuan harus di atas segala-galanya. Terkait sistem, kalau sistem itu mejaga persatuan dan kesatuan bangsa kita, kenapa tidak," pungkasnya.
(fjr/fay)










































