Peristiwa itu terjadi di Distrik Zarmat, Provinsi Paktia hari ini seperti diberitakan media Press TV, Sabtu (11/12/2010).
Serangan udara itu terjadi ketika sekelompok pekerja konstruksi Afghan tengah bekerja di lokasi pengerjaan proyek jalan raya. Usai serangan udara itu, warga setempat berkerumun di lokasi. Mereka marah atas kejadian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan koalisi pimpinan AS berulang kali mengklaim bahwa target-target serangan udara itu adalah para militan Taliban dan tempat-tempat persembunyian mereka. Namun kerap kali serangan-serangan itu menewaskan warga sipil tak bersalah.
Sementara itu sebuah bom hari ini meledak di Afghanistan selatan dan menewaskan setidaknya 15 warga sipil, termasuk anak-anak. Belasan orang lainnya terluka.
"Ledakan itu menewaskan 15 warga sipil dan melukai empat lainnya," kata pejabat setempat Daud Ahmadi seperti dilansir AFP, Sabtu (11/12/2010). Dia menyalahkan para militan Taliban atas serangan bom tersebut.
Serangan bom juga terjadi di dekat pangkalan Angkatan Darat Afghan di Distrik Char Darah, Provinsi Kunduz. Serangan itu melukai setidaknya 14 orang, termasuk tiga wanita. Beberapa korban luka saat ini dalam kondisi kritis. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
(ita/ita)











































