"Kami tidak menekan siapa pun untuk melakukan apa pun," kata Eric, singkat, saat dijumpai wartawan di San Fransisco sebagaimana dikutip reuters, Jumat (11/12/2010).
Eric ditanya apakah pemerintah AS berusaha mempengaruhi berbagai perusahaan yang memberi layanan hosting kepada situs milik Julian Assange. Termasuk di antaranya situs Amazon.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena aksinya kerap membuat gerah terutama pemerintah AS, WikiLeaks kerap berganti-ganti server dan alamat situsnya. WikiLeaks pernah cukup lama memakai alamat wikileaks.org, namun situs itu akhirnya ditutup.
Servernya sempat ditampung oleh Amazon, namun Amazon menendang WikiLeaks dan mereka kini memakai server lain.
Saat ini, Asange ditahan di London, Inggris. Pria berusia 39 tahun tersebut didakwa melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap dua wanita sewaktu berlibur ke Swedia.
(irw/irw)











































