Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian RI Prabowo mengatakan, banyak pemilik ternak yang setelah pulang dari pengungsian menolak ternaknya dibeli oleh pemerintah karena sudah bisa mengurus ternaknya lagi dan sudah banyak rumput. Karena itu, dana yang tersalur pun baru sedikit.
"Akibatnya, sampai saat ini realisasi pembelian ternak jumlahnya hanya 1.090 ekor sapi dan kerbau, dari warga korban erupsi Merapi yang menjual ternaknya ke pemerintah. Dana yang digunakan untuk pembelian itu sebesar Rp 10,5 miliar," kata Prabowo, Jumat (10/12/2010), usai mengunjungi penampungan sapi yang telah dibeli pemerintah di Pasar Hewan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Prabowo menyatakan, selain membeli sapi, pemerintah juga akan mengganti ternak warga yang menjadi korban Merapi dengan ternak yang masih hidup. Dana untuk mengganti ternak mati tersebut akan diambilkan dana sisa sebesar Rp 89,5 miliar itu.
"Ternak yang telah dibeli pemerintah nantinya akan diberikan lagi pada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial (bansos)," katanya.
Prabowo menyatakan, dana yang diberikan sesuai usulan yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan disetujui menteri pertanian. Jika diganti dengan uang, dikhawatirkan tujuan tidak akan tepat sasaran.
"Jumlah ternak mati dalam kejadian erupsi sendiri berdasar pendataan terdapat 3.000 ekor sapi dan kerbau. Sehingga dana yang diperlukan untuk menggantinya nilainya sekitar sebesar Rp 25,5 miliar," ungkap dia.
Adapun untuk hewan ternak jenis kambing, domba, dan lainnya, penggantiannya akan dimasukkan pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi melalui program bansos 2011. Dalam program ini termasuk untuk hortikultura, perbaikan saluran irigasi, dan sarana prasarana lainnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Tri Agung Sucahyana mengatakan, sapi sejumlah 150 ekor yang telah dibeli dari warga diberikan perawatan dan dipenuhi gizinya selama sebulan. Dengan mengerahkan beberapa dokter hewan diharapkan usaha tersebut meningkatkan berat badannya.
"Dengan perawatan dan pemenuhan gizinya secara cukup berat badan sapi akan bertambah 0,3-0,4 kilogram. Setelah itu sapi tersebut akan diberikan melalui program bansos tahun ini kepada petani di wilayah Magelang, tidak hanya di lereng Merapi," cetusnya.
Agung menjelaskan, pembelian ternak hanya 150 ekor karena pemilik ternak lainnya, yang sebelumnya akan menjual, menjadi tidak menjual ternaknya karena sudah bisa mencari rumput. Untuk warga batal menjual ternak, pihaknya memberi bantuan pakan yang keseluruhan sudah sebanyak 68 ton complete feed dan tiga ton tebon.
(irw/irw)











































