Acara pemberian award ini dilaksanakan di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/12/2010) malam. Acara yang berlangsung begitu khidmat ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh.
Mulai dari Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, pengamat teroris Sidney Jones, hingga HS Dillon. Politisi senior PDIP Panda Nababan serta Putra Nababan juga ikut serta. Panda sendiri merupakan saudara Asmara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa pun yang mengenal Asmara pasti akan mendengar dia bersuara dengan suaranya yang lirih bahwa komitmen hak asasi manusia dari pemerintah payah," ujar Todung dengan suara terbata-bata.
Todung pantas bersedih. Asmara mendapat penghargaan bergengsi ini di saat ia telah meninggal dunia 28 Oktober lalu di China. Pemberian penghargaan ini pun diwakilkan oleh keluarga.
Istri Asmara, Magdalena Sitorus mendapat kehormatan menerima penghargaan ini. Dibalut kebaya putih dengan selendang hitam, Magdalena terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa sedih dan bangganya.
"Kalau dia ada di sini, sudah saya peluk dan saya cium dia kasih selamat," tutur Magdalena.
Meski sudah tiada, Magdalena yakin semangat suaminya itu tidak akan pernah hilang. Semangat membela hak setiap manusia yang juga dikobarkan oleh Asmara selama ia hidup.
(mok/irw)










































