"Salah satu jembatan sejak kemarin malam. Keretakan sudah dilaporkan. Keretakannya sepanjang 10 meter dengan kelebaran 1-1,5 cm karena imbas dari terjangan dan hempasan lahar dingin," kata Achadi (36), salah satu relawan Sentral Komunikasi (Senkom) Polres Magelang saat ditemui detikcom, Jumat(10/12/2010), di lokasi.
Achadi mengatakan, kondisi jembatan Nggempol berbahaya bagi ratusan warga yang menonton langsung ke lokasi. Jembatan itu mempunyai lebar 15 meter dan panjang 7 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Joko Muryanto saat mendatangi jembatan itu petang tadi mengungkapkan, semua jembatan di sepanjang jalur Yogya-Semarang dalam kondisi baik, kecuali jembatan Nggempol.
"Jembatan ini yang paling buruk. Tapi jembatan Nggempol masih bisa dilewati. Kita lihat perkembanganya. Kemungkinan masih terjadi lahar dingin dan akan lakukan pengecekan terus," ujar Joko Muryanto, yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jawa Tengah, Danang Atmojo.
Joko belum memastikan apakah jembatan Nggempol apakah akan diperbaiki atau tidak. "Kita belum tahu nanti kita teliti dulu," katanya.
Pantauan detikcom, lalu lintas yang melalui jembatan Nggempol padat dan tersendat begitu mencapai lokasi jembatan. Ratusan pengendara berhenti karena ingin melihat banjir lahar dingin yang mengalir di Kali Putih.
Bagian jembatan yang retak dipasangi penutup agar pengguna jalan, terutama truk dan bus, tidak melaluinya. Ratusan petugas kepolisian, tim SAR serta relawan sampai malam ini nampak berjaga-jaga di lokasi. (irw/irw)











































