"Mereka kenal. Abu Tholut di dalam persiapan dakwaan Ba'asyir dimasukkan sebagai saksi yang memberatkan Ba'asyir," kata Ketua Dewan Pembina TPM, Mahendradata, kepada detikcom, Jumat (10/12/2010).
Dikatakan dia, Abu Tholut sudah diplot sebagai orang yang dianggap dapat amanah Ba'asyir membuat latihan militer di Aceh dalam rangka persiapan ke Afghanistan. Abu Tholut sebagai pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katanya tidak boleh 'perang' di Indonesia, kalau berani perang di sana. Anak-anak ini sudah pada mau ke Afghanistan, ditangkap juga," kata Mahendradatta.
Mahendradatta mempertanyakan Abu Tholut yang dikaitkan perampokan CIMB Medan pada 18 Agustus. "Kita tidak tahu, di mana ujungnya. Jadi jangan mendramatisir dan dikait-kaitkan," ujar dia.
Ia berpesan agar aparat Kepolisian bermain fair. "Jangan main kayu. Fairplay karena kalau tidak, mungkin sekarang masih berkuasa tidak masalah, tetapi di kemudian hari akan menjadi skandal pelanggaran HAM. Biasanya skandal HAM terbuka saat orang tidak berkuasa," kata Mahendratta.
Dikatakan dia, Abu Tholut juga pernah mengikuti pengajian dan pembinaan napi yang diselenggarakan Polri saat bebas dahulu. "Kami kaget kok dia jadi DPO polisi," ujar Mahendradata.
Abu Tholut ditangkap Densus 88 di tempat persembunyiannya di Kudus, Jawa Tengah, pukul 08.30 WIB. Penangkapan Abu Tholut terkait kasus latihan militer di Aceh dan perampokan Bank CIMB Medan.
1 Pucuk senjata api jenis FN kaliber 9 mm buatan Belgia, berikut 1 magasin dan 22 butir peluru kaliber 9 mm, disita.
(aan/nrl)











































