Mereka adalah Zang Wang, perwakilan Kedubes China yang juga anggota Partai Komunis China dan Yana Khvan, perwakilan Kedubes Rusia. Kedua negara itu dikenal dengan sekutu Korut.
Sementara itu perwakilan Kedubes Korsel dan Korut justru tidak hadir. Pewakilan AS dan Jepang, yang dikenal sekutu Korsel, juga tidak hadir. Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, mengatakan, tidak mengetahui alasan ketidakhadiran perwakilan negara-negara yang yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua DPP Bidang Hubungan Internasional PDIP, Andreas Pareira, mengatakan, hubungan antarnegara saat ini tidak hanya antara pemerintah dan pemerintah. "Tetapi juga party to party," kata Andreas.
Diskusi dengan bertema 'Krisis Semenanjung Korea: Konstelasi Keamanan Kawasan dan Peran Indonesia' ini menghadirkan mantan Dubes RI untuk Korsel, Jakob Tobing. Pengamat pertahanan dan keamanan Andi Widjojanto dan peneliti ilmu hubungan internasional UI Makmur Keliat juga hadir sebagai pembicara.
(lrn/nwk)










































