PDIP Gelar Diskusi Krisis Korea, Cuma Wakil China & Rusia yang Hadir

PDIP Gelar Diskusi Krisis Korea, Cuma Wakil China & Rusia yang Hadir

- detikNews
Jumat, 10 Des 2010 15:56 WIB
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan menggelar diskusi seputar krisis Semenanjung Korea. Namun, dari 25 Kedutaan Besar negara Asia Pasifik di Jakarta yang diundang, hanya perwakilan Kedubes China dan Rusia yang hadir.

Mereka adalah Zang Wang, perwakilan Kedubes China yang juga anggota Partai Komunis China dan Yana Khvan, perwakilan Kedubes Rusia. Kedua negara itu dikenal dengan sekutu Korut.

Sementara itu perwakilan Kedubes Korsel dan Korut justru tidak hadir. Pewakilan AS dan Jepang, yang dikenal sekutu Korsel, juga tidak hadir. Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, mengatakan, tidak mengetahui alasan ketidakhadiran perwakilan negara-negara yang yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas mereka semua diundang," kata Tjahjo, di sela-sela diskusi yang digelar di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/12/2010).

Ketua DPP Bidang Hubungan Internasional PDIP, Andreas Pareira, mengatakan, hubungan antarnegara saat ini tidak hanya antara pemerintah dan pemerintah. "Tetapi juga party to party," kata Andreas.

Diskusi dengan bertema 'Krisis Semenanjung Korea: Konstelasi Keamanan Kawasan dan Peran Indonesia' ini menghadirkan mantan Dubes RI untuk Korsel, Jakob Tobing. Pengamat pertahanan dan keamanan Andi Widjojanto dan peneliti ilmu hubungan internasional UI Makmur Keliat juga hadir sebagai pembicara.

(lrn/nwk)


Berita Terkait